Amar Ma’ruf

Amar Ma’ruf

tumblr_o9p2sovsk11um1n1lo1_500

Bagiku menyeru pada kebaikan (berdakwah) tidak melulu harus diwujudkan melalui perkataan dan tulisan. Melainkan bisa dengan perilaku atau perbuatan.

Ada orang yang lisannya tak cukup pandai bertutur di depan banyak pasang mata, namun jemarinya lihai menari merangkai aksara. Ada yang tak cukup percaya diri dengan gaya menulisnya, namun tak bisa berhenti ketika sudah memulai berbicara. Dan ada pula yang merasa perbendaharaan katanya tidak cukup banyak untuk dilisankan maupun dituliskan, namun raganya tak henti memberikan teladan: sholatnya tepat waktu, tidak pernah mengeluh dan bertutur kata yang tidak perlu, tangannya ringan dalam berbagi dan menolong, selalu meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan Al Qur’an, dll.

Read more

Iklan
“Kamu Pernah Galau Jodoh Nggak?”

“Kamu Pernah Galau Jodoh Nggak?”

grunge-flowers-aesthetic-tumblr-favim-com-3935401

Ngomongin soal jodoh, sepertinya itu memang topik yang menjadi hits di kalangan mahasiswi tingkat akhir ya (entah kalau mahasiswa). Lebih terasa menarik untuk dijadikan bahan perbincangan ketimbang tempat makan dan tempat wisata yang lagi hits di sosial media. Bahkan bisa lebih trending dibandingkan dengan perbincangan tentang masa depan lain yang sudah jelas-jelas perkaranya (tentang ajal, maksudnya).

Pernah beberapa kali aku ditanya: “Kamu pernah nggak sih galau tentang jodoh?

Sebuah pertanyaan yang sebenarnya agak mengagetkan untuk didengar tetapi juga tidak perlu berpikir panjang untuk menjawabnya.

Read more

“Kok Sesar, sih?”

“Kok Sesar, sih?”

eded04a7035fdcb86a3111z9h-28402

Beberapa hari yang lalu aku melihat postingan video di salah satu akun tentang kesehatan di instagram. Video tersebut menunjukkan bagaimana proses melahirkan secara normal. Lalu dibubuhi dengan sebuah caption : “Kalian pilih melahirkan normal atau operasi?” Sebuah pertanyaan terbuka yang kemudian menjadi sensitif untuk dibahas di kolom komentar, terutama ketika ada beberapa netizen yang mengetikkan kalimat komentar : “Normal dong. Biar jadi ibu sejati.

Hmm, jadi menurut mereka ibu yang melahirkan sesar adalah ibu KW alias bukan ibu beneran gitu ya?

Read more

Skripsi dan Sensasi

Skripsi dan Sensasi

1522149373548

Unofficially S.Gz.

Alhamdulillah, ada perasaan campur aduk atas selesainya 6 SKS terakhir ini. Sebuah perjuangan yang (cukup) panjang, mulai dari  seminar proposal, 3 bulan menunggu keluarnya Ethical Clearance, mengurus izin penelitian dengan segala birokrasi yang membingungkan, 3 bulan mengambil data ke rumah-rumah responden, dan selanjutnya, dan selanjutnya. Ternyata benar bahwa skripsi itu penuh sensasi. Akan ada banyak sekali jika diceritakan secara rinci, namun salah satu yang paling membekas bagiku adalah tentang skripsi dan sholat yang berkualitas.

Sebelumnya, izinkan aku menuliskan terlebih dahulu bahwa ada beberapa tipe mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Ada yang berprogres luar biasa cepat,  ada yang lebih banyak menulis keluhan di medsos ketimbang menulis kalimat di skripsi, ada yang suka menunda-nunda, ada yang hobinya ngumpet dari dosen, ada juga yang sudah rajin bimbingan tapi tidak kunjung selesai juga.

Read more

Pulang

Pulang

Jpeg

Memutuskan untuk pulang, setelah seringkali berbagai rutinitas dan ke-sok-sibukan dijadikan alasan untuk tidak berkunjung ke kampung halaman. Biasanya jarang sekali buatku terlintas rindu, tapi kali ini asap keriuhan kota butuh segera dinetralisir. Meskipun tidak dalam jangka waktu lama, barang satu-dua hari aroma pagi yang damai di pedalaman mungkin sudah cukup untuk menyegarkan kembali saluran nafas yang penuh sesak akibat karbon monoksida yang semakin meninggi kadarnya.

Read more

Allah yang Memudahkan

Allah yang Memudahkan

SONY DSC

Ditemani rintik-rintik kecil yang syahdu, kami membelah jalan-jalan desa setelah seharian berlelah-lelah mengunjungi rumah-rumah. Menepilah kami di rumah Allah untuk menunaikan kewajiban. Setelah empat rakaat ditunaikan, aku sempatkan berbincang dengan adik yang telah banyak membantuku beberapa hari ini. Sembari melepas dahaga, mengistirahatkan pikiran, dan menyandarkan badan.

“Dek, kerasa nggak sih kalau kita tuh amat sangat dipermudah?”

Read more